DESAIN LOGO DAN KEMASAN BAGI UKM KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2025
JSS-A4943
26 Januari 2026

LAPORAN PELAKSANAAN PROGRAM

SUMBANGSIH KREATIF #1

DESAIN LOGO DAN KEMASAN BAGI UKM KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2025

 

1. Pendahuluan

a. Latar Belakang

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) merupakan salah satu sektor strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah, khususnya di Kota Yogyakarta. Peran UKM tidak hanya terbatas pada penciptaan lapangan kerja, tetapi juga berkontribusi dalam penguatan ekonomi kreatif, pelestarian identitas lokal, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Berdasarkan hasil koordinasi awal dan pengamatan lapangan yang dilakukan bersama Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Yogyakarta, masih dijumpai permasalahan mendasar yang dihadapi oleh pelaku UKM, khususnya terkait aspek identitas visual usaha. Sebagian besar UKM belum memiliki logo dan desain kemasan yang dirancang secara profesional, konsisten, dan sesuai dengan karakter produk. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya daya saing produk, keterbatasan akses pasar, serta kurang optimalnya strategi pemasaran yang berbasis visual.

Sehubungan dengan hal tersebut, Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) STSRD VISI sebagai institusi pendidikan tinggi memiliki tanggung jawab dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui mata kuliah DKV 2 (Perancangan Logo) dan Desain Grafis Kemasan, mahasiswa diarahkan untuk tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan desain dalam konteks permasalahan nyata di masyarakat.

Dengan mempertimbangkan kebutuhan UKM serta relevansi capaian pembelajaran mata kuliah, maka diselenggarakan Program Sumbangsih Kreatif #1 sebagai bentuk kerja sama antara STSRD VISI dan Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Yogyakarta. Program ini dirancang sebagai kegiatan pendampingan desain yang bersifat aplikatif, edukatif, dan berkelanjutan, sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi pelaku UKM sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran mahasiswa.

Namun demikian, berdasarkan hasil pengamatan awal dan komunikasi dengan Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Yogyakarta, masih ditemukan sejumlah permasalahan yang dihadapi oleh pelaku UKM, salah satunya adalah keterbatasan dalam hal identitas visual usaha. Banyak UKM yang belum memiliki logo dan desain kemasan yang dirancang secara profesional dan representatif. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya daya tarik visual produk, lemahnya diferensiasi merek, serta terbatasnya kemampuan UKM dalam bersaing di pasar yang semakin kompetitif dan berbasis visual.

Di sisi lain, Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) STSRD VISI sebagai institusi pendidikan melalui mata kuliah DKV 2 (Perancangan Logo) dan Desain Grafis Kemasan, mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung dalam konteks permasalahan nyata.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, dirancanglah Program Sumbangsih Kreatif #1 sebagai bentuk kerja sama antara STSRD VISI dan Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Yogyakarta. Program ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pelaku UKM kota Jogja dalam meningkatkan kualitas branding produknya.

b. Tujuan Pelaksanaan

Tujuan pelaksanaan Program Sumbangsih Kreatif #1 adalah untuk mendukung peningkatan kualitas identitas visual UKM Kota Yogyakarta melalui perancangan desain logo dan desain kemasan yang profesional, komunikatif, dan sesuai dengan karakter serta nilai produk. Selain itu, program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UKM mengenai pentingnya visual branding sebagai salah satu strategi dalam pengembangan usaha.

c. Sasaran Program

Sasaran program ini adalah 49 pelaku UKM di Kota Yogyakarta yang bergerak pada sektor kuliner, fashion, dan craft, yang belum memiliki desain logo dan kemasan yang memadai atau masih menggunakan desain yang bersifat sederhana dan kurang layak jual.

 

2. Gambaran Umum Program

Program yang dilaksanakan adalah Sumbangsih Kreatif #1: Desain Logo dan Kemasan bagi UKM Kota Yogyakarta Tahun 2025. Program ini dirancang sebagai kegiatan pendampingan desain yang terintegrasi antara proses pembelajaran akademik dan kebutuhan nyata pelaku UKM di lapangan.

Bentuk kegiatan meliputi penggalian data UKM, pendampingan secara langsung oleh mahasiswa, serta perancangan desain logo dan desain kemasan yang dilakukan secara sistematis, terukur, dan berbasis metode perancangan desain komunikasi visual. Program ini menekankan pada proses edukatif, partisipatif, dan aplikatif, sehingga hasil yang diperoleh tidak hanya berupa luaran desain, tetapi juga peningkatan pemahaman pelaku UKM terhadap pentingnya identitas visual usaha.

Pelaksanaan program berlangsung selama kurang lebih dua bulan (Mei s/d Juni) dan dilaksanakan di wilayah Kota Yogyakarta. Pihak pelaksana kegiatan adalah mahasiswa semester 4 Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) STSRD VISI yang berada di bawah koordinasi dan pendampingan dosen pengampu mata kuliah DKV 2 (Perancangan Logo) dan Desain Grafis Kemasan. Peserta kegiatan adalah 49 pelaku UKM Kota Yogyakarta yang telah melalui proses seleksi sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh panitia bersama DKV VISI bersama Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Yogyakarta.

 

3. Pelaksanaan Kegiatan

a. Tahapan Pelaksanaan

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan proses pendaftaran UKM melalui formulir daring yang disediakan oleh panitia. Data UKM yang masuk selanjutnya diverifikasi dan diseleksi berdasarkan kesesuaian domisili yang dibuktikan dengan KTP Kota Yogyakarta, serta kelengkapan data pendukung, terutama data visual berupa foto produk dan logo yang belum terdaftar Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

UKM yang memenuhi kriteria seleksi kemudian ditetapkan sebagai peserta program dan diundang untuk mengikuti kegiatan pembekalan awal. Kegiatan pembekalan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar mengenai konsep visual branding, fungsi logo, serta peran desain kemasan dalam meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk UKM.

Setelah kegiatan pembekalan, masing-masing UKM dipasangkan dengan mahasiswa pendamping yang telah ditetapkan oleh dosen pengampu mata kuliah. Pembagian pendampingan dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan kompleksitas produk dan kebutuhan desain masing-masing UKM.

b. Metode Pelaksanaan

Metode pelaksanaan program dilakukan melalui pendekatan partisipatif dan edukatif. Mahasiswa melakukan pengumpulan data lapangan melalui wawancara langsung dengan pelaku UKM guna memperoleh informasi mengenai latar belakang usaha, karakter produk, target pasar, serta preferensi dan kebutuhan desain.

Data yang diperoleh, baik berupa data tertulis maupun data visual, selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dimiliki masing-masing UKM. Hasil analisis tersebut menjadi dasar dalam penyusunan konsep desain yang dikembangkan menggunakan pendekatan retorika visual, sehingga desain yang dihasilkan memiliki pesan komunikasi yang jelas dan tepat sasaran.

Konsep desain yang telah disusun dikonsultasikan kepada dosen pembimbing untuk mendapatkan masukan dan persetujuan. Selanjutnya, mahasiswa melakukan proses visualisasi desain logo dan kemasan melalui kegiatan bimbingan dan konsultasi secara intensif. Pada tahap akhir, desain dikonsultasikan kembali kepada pelaku UKM untuk memperoleh masukan sebelum ditetapkan sebagai desain final dan dibuatkan purwarupa kemasan.

c. Uraian Kegiatan Inti

Kegiatan inti Program Sumbangsih Kreatif #1 dilaksanakan dalam bentuk pendampingan desain yang berkesinambungan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman praktik langsung dalam menangani permasalahan desain UKM di lapangan, mulai dari penggalian data hingga penyelesaian desain. Di sisi lain, pelaku UKM memperoleh manfaat berupa pemahaman desain yang baru, berupa desain logo dan kemasan yang lebih representatif, komunikatif, dan sesuai dengan karakter produk, sehingga dapat mendukung kegiatan pemasaran dan pengembangan usaha.

 

4. Hasil dan Evaluasi

a. Hasil Program

Program Sumbangsih Kreatif #1 menghasilkan 49 paket desain logo dan desain kemasan bagi UKM Kota Yogyakarta yang mengikuti kegiatan.

b. Manfaat dan Dampak Awal

Sebagai dampak nyata awal program, satu UKM dengan merek Pie Susu Jogja Sity telah mencetak kemasan secara mandiri menggunakan teknik cetak offset sebanyak 500 pcs. Dengan Kemasan baru tersebut kemudian UKM berhasil menjual produknya ke toko oleh-oleh di kota Yogyakarta & saat ini sedang proses penjajagan kurasi masuk ke toko oleh-oleh di NYIA (Bandara Kulon Progo).  Selain itu, tiga UKM telah langsung mengaplikasikan logo dan desain label baru pada kemasan produknya dan telah dijual belikan pada event pameran UKM di berbagai tempat.

c. Kendala dan Upaya Penanganan

Beberapa kendala yang ditemui selama pelaksanaan kegiatan antara lain keterbatasan koordinasi dengan sebagian UKM dalam pengumpulan data serta perbedaan persepsi terhadap hasil desain. Kendala tersebut diatasi melalui peningkatan intensitas komunikasi dan pemberian alternatif desain kemasan.

 

 

 

5. Penutup

a. Kesimpulan

Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan, dapat disimpulkan bahwa Program Sumbangsih Kreatif #1 Desain Logo dan Kemasan bagi UKM Kota Yogyakarta Tahun 2025 telah dilaksanakan sesuai dengan tujuan dan rencana yang telah ditetapkan. Program ini mampu memberikan manfaat ganda, yaitu sebagai sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa serta sebagai bentuk pendampingan nyata bagi pelaku UKM dalam meningkatkan kualitas identitas visual produknya.

b. Rekomendasi

Sebagai rekomendasi, program serupa disarankan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dengan cakupan peserta yang lebih luas. Selain itu, diperlukan penguatan pada aspek tindak lanjut, seperti pendampingan implementasi desain dan fasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal dan berkelanjutan oleh pelaku UKM kota Yogyakarta.